Infolinks In Text Ads

Showing posts with label Articles of Education. Show all posts
Showing posts with label Articles of Education. Show all posts

Saturday, January 17, 2009


INTERNET AS EDUCATION MEDIA ( Part two )
But till now the usage of information technology and communication (internet) development in Indonesia still walk on place can not increase society social status, also decrease social status difference. Opened university actually be a very good idea, but till now still not yet be choice by SMUs' graduates students. 
Then why does new sprinkling person that make use internet? Not internet as information source very complete? Is manner correct to explain to them about internet? Definitive when do they that subscribe internet but less get benefit more slower growth the user of internet at this country. Our habits are to follows a success friend trace still thick. So that promotion from mouth to mouth still at taste very effective. (computer info, August 1997: 8)
Problem other us want skilled energy to creat web contentses that interesting and educating in easy Indonesian is understood. English still will be hindrance for many Indonesian that will accessing internet. Based on author observation during surfing at internet obvious web still dominated English-speaking web and majority full economy area, business, magazine,n and entertainment. Despitefully to push student and student university so that more progress again in hand computer is wanted teacher's energy and lecturer skilleder again. The other telecommunication tool factor. Difficult imagined internet can progress at this country without good telecommunication quality support and cheap.  
By caused by knowledges progress very fast, likely internet choice good enough as education media. information wealth now available at internet more has achieved hope. By using our internet can accessing infinite information sources that is blooming according to very fast. We can communicating according to each or massly that can done wherever in all the world only during some second. We can distribute (publish) information that can accessinged from particular in all the world in a short time once. We can communicating according to real time via" chatting" or free network" chat" Very fast that is mIRC. (www. pendidikan. net, Accesed 25 April 2008). ( to be continued …)



INTERNET AS EDUCATION MEDIA

(by: Lukman Hakim) 

        Beginning in millenium and reformation era give hope to speed up education sector 
development in Indonesia. Main key trigger incidence new hope will walk up at 
decentralization, management based on school and School enableness with society to take "out 
put" school. School responsibility in enter this globalization era that is must prepare 
student to face all challenges that change very fast in our societies. Ability to be able to 
speak foreign language and computer acquisition is two criterias usually asked to enter 
employment.  
       Besiding that is has tight dependability with globalization. Education not may be keep out 
globalization process that realize this global society. In aiming Indonesia globalization 
era must do reformation in course of education, with pressure creats education system 
comprehensiveer and flexible, So that graduates can functioned effectively in democratic 
global society life.
      For that education must designed in such a manner that make possible 
entrants educate can develop potential that has naturally and creative in full freedom  
atmosphere, togetherness and responsibility. (Dr. Zamroni, 2000: 90).  
With information technology progress existence and Communication (fast TIK's causes
alternative communication on lino is highly varied. Distance and difference time not again 
be obstacle to explain or getting message bewest even if, even direct from message source. 
And so do the fast data/information result, picture, Voice and the other.  
What been done neighbouring state information technology use success example and 
communication (TIK's that give positive impact for country that success make use it for 
continual social status enhanced. Malaysian for example, Begin invested to built" Super 
Internet coridor" invitingly foreign investor and preparing infrastructure good to TIK's use 
at educational, Business, Government and Others. Meanwhile Singapore very ready with 
infrastructure that supports and the government very incessant use internet to can give 
service enhanced to the member,initiative this known as" E-Government" . Existing 
infrastructure invites businessman private to develop effort based on internet. Even schools 
begin giving a chance for student from country other to follow curriculum on the market 
according to long distance or knowing with" E-Learning" or " E-Eduction" . (computer info, 
March 2001: 110) ...to be continued...

Wednesday, April 9, 2008






MAKALAH
MEDIA DAN ALAT PENDIDIKAN

Disusun untuk memenuhi tugas mata kuliah
Perencanaan Sistem
Pendidikan Agama Islam

Oleh : Mike Mughietsah
Nim: 0506010001

FAKULTAS AGAMA ISLAM
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOKERTO
2007



BAB I

PENGERTIAN MEDIA DAN ALAT PENDIDIKAN

A. PENDAHULUAN

Belajar adalah suatu proses yang kompleks yang terjadi pada diri setiap orang sepanjang hidupnya. Proses belajar itu terjadi karena adanya interaksi antara seseorang dengan lingkungannya. Oleh karena itu, belajar dapat terjadi kapan saja dan di mana saja. Salah satu pertanda bahwa seseorang itu telah belajar adalah adanya perubahan tingkah laku pada diri orang itu yang mungkin di sebabkan oleh terjadinya perubahan pada tingkah laku, pengetahuan, keterampilan, atau sikapnya.
Interaksi yang terjadi selama proses belajar tersebut di pengaruhi oleh lingkungannya, yang antara lain terdiri atas murid, guru, petugas perpustakaan, kepala sekolah, bahan atau materi pelajaran, dan berbagai sumber belajar dan fasilitas yang lain.

B. PENGERTIAN MEDIA

Kata media berasal dari bahasa latin medius yang secara harfiah berarti ‘tengah’, ‘perantara’, atau ‘pengantar’. Dalam bahasa Arab, media adalah perantara ( وساءل ) atau pengantar pesan dari pengirim kepada penerima pesan.
Gerlach & Ely ( 1971) mengatakan bahwa media apabila dipahami secara garis besar adalah manusia, materi, atau kejadian yang membangun kondisi yang membuat siswa mampu memperoleh pengetahuan, keterampilan, dan sikap.
Beberapa batasan media menurut para ahli :
1. Asosiasi Tehnologi dan Komunikasi Pendidikan ( AECT, Association of Education and Communication Technology, 1997 ) media adalah segala bentuk dan saluran yang digunakan untuk menyampaikan pesan atau informasi.
2. Gagne (1970), media adalah berbagai jenis komponen dalam lingkungan siswa yang dapat merangsangnya untuk belajar.
3. Briggs (1970), media adalah segala alat fisik yang dapat menyajikan pesan serta merangsang siswa untuk belajar.
4. Fleming (1987:234),mediator adalah penyebab atau alat yang turut campur tangan dalam dua pihak dan mendamaikannya,media adalah alat yang menyampaikan atau mengantarkan pesan-pesan pembelajaran.
5. Heinich dkk (1982), mengemukakan istilah medium sebagai perantara yang mengantar informasi antara sumber dan penerima,jika informasi itu bertujuan instruksional atau mengandung maksud pengajaran maka media itu disebut media pembelajaran.
6. Hamidjojo dalam Latuheru (1993),media adalah semua bentuk perantara yang digunakan manusia untuk menyampaikan atau menyebar ide, gagasan, atau pendapat kepada penerima yang dituju.
7. Asosiasi Pendidikan Nasional ( National Education Association/ NEA),media adalah bentuk bentuk komunikasi baik tercetak maupun audio visual serta peralatannya; dengan demikian media dapat dimanipulasi,dilihat,didengar,atau dibaca.

Dari beberapa batasan diatas ada persamaan di antara batasan tersebut yaitu bahwa, media adalah segala sesuatu yang dapat digunakan untuk menyalurkan pesan dari pengirim ke penerima sehingga dapat merangsang fikiran, perasaan, perhatian, dan minat serta perhatian siswa se, artinya suatu b demikian rupa sehingga proses belajar terjadi.

Oemar Hamalik(1994),menyatakan tentang ciri-ciri umum dari media pendidikan :
1. .Identik artinya dengan pengertian keperagaan yang berasal dari kata ‘raga’enda yang dapat diraba, di lihat, di dengar, dan dapat di amati melalui pancaindera kita.


2. Tekanan utama terletak pada benda atau hal-hal yang bisa dilihat dan didengar.
3. Media pendidikan digunakan dalam rangka hubungan komunikasi dalam pengajaran,antara guru dan siswa.
4. Media pendidikan adalah semacam alat bantu belajar mengajar baik didalam maupun diluar kelas.
5. Merupakan suatu ‘perantara’ dan digunakan dalam rangka pendidikan.
6. Mengandung aspek sebagai alat dan sebagai tehnik yang sangat erat pertaliannya dengan metode mengajar.
Media adalah; alat,metode dan teknik yang digunakan dalam rangka lebih mengefektifkan komunikasi dan interaksi antara guru dan siswa dalam proses pendidikan dan pengajaran di sekolah.

Menurut Azhar Arsyad (2005),ciri –ciri umum media adalah :
1. Media pendidikan memiliki pengertian fisik yang dewasa ini dikenal sebagai hardware(perangkat keras),yaitu sesuatu benda yang dapat dilihat, didengar, atau diraba dengan pancaindera.
2. Media pendidikan memiliki pengertian nonfisik yang dikenal sebagai software(perangkat lunak),yaitu kandungan pesan yang terdapat dalamperangkat keras yang merupakan isi yang ingin disampaikan kepada siswa.
3. Penekanan media pendidikan terdapat pada visual dan audio.
4. Media pendidikan memiliki pengertian alat bantu pada proses belajar baik di dalam maupun di luar kelas.
5. Media pendidikan digunakan dalam rangka komunikasi dan interaksi guru dan siswa dalam proses pembelajaran.
6. Media pendidikan dapat digunakan secara massal(radio,televisi),kelompok besar(film,slide,OHP,video),atau perorangan(modul,komputer,radio tape/kaset,video recorder ).
7. Sikap,perbuatan,organisasi,strategi,dan manajemen yang berhubungan dengan penerapan ilmu.

C.FUNGSI,MANFAAT DAN JENIS MEDIA

Fungsi media menurut Oemar Hamalik(1994):

1. Fungsi Edukatif
Memberikan pengaruh pendidikan,memberikan nilai yang baik bagi masyarakat.
2. Fungsi Sosial
Memperluas pergaulan,pengenalan adat istiadat,cara bergaul dan segala sesuatu tentang sustu daerah,memupuk rasa persatuan, saling menghargai di kalangan anggota masyarakat,sebagai pemersatu bangsa.
3. Fungsi Ekonomis
Dalam rangka promosi,meningkatkan produksi,mendorong motivasi kerja,kematangan perusahaan
4. Fungsi Politis
Politik pembangunan fifik, materiil dan mental spiritual,karena suksesnya pembangunan tergantung banyak faktor antara lain,partisipasi masyarakat melalui informasi dari media.
5. Fungsi Seni Budaya
Mendorong dan menumbuhkan ciptaan-ciptaan baru, perubahan kehidupan dalam semua dimensi kebudayaan manusia.







Levi & Lentz (1982) mengemukakan empat fungsi media visual, yaitu :
 Fungsi Atensi,yaitu menarik dan mengarahkan perhatian siswa untuk berkonsentrasi kepada isi pelajaran yang berkaitan dengan makna visual yang ditampilkan menyertai teks materi pelajaran.
 Fungsi Afektif, dapat terlihat dari tingkat kenikmatan siswa ketika belajar atau membaca teks yang bergambar.
 Fungsi Kognitif,dapat terlihat dari temuan-temuan penelitian yang mengungkapkan bahwa lambang visual memperlancar pencapaian tujuan pemahaman terhadap pesan.
 Fungsi Kompensatoris,yaitu dapat membantu siswa yang lemah dalam membaca untuk mengorganisasikan informasi dalam teks dan mengingatnya kembali.
Menurut Yunus(1942:78) dalam bukunya Attarbiyatu watta’liim mengungkapkan sebagai berikut:





Maksudnya;bahwasannya media pembelajaran paling besar pengaruhnya bagi indera kita dan lebih dapat menjamin pemahaman……orang yang mendengarkan saja tidaklah sama pemahamannya dan lamanya bertahan apa yang dipahaminya dibandingkan dengan mereka yang melihat,atau melihat dan mendengarnya.
Selanjutnya Ibrahim (196:432)menjelaskan betapa pentingnya media pembelajaran karena:







Maksudnya:media pembelajaran membawa dan membangkitkan rasa senang dan gembira bagi murid-murid dan memperbarui semangat mereka……….membantu memantapkan pengetahuan pada benak para siswa serta menghidupkan pelajaran.



Dale(1969:180) mengemukakan tentang manfaat bahan audio visual dalam proses pembelajaran:
 Meningkatkan rasa saling pengertian dan simpati dalam kelas
 Membuahkan perubahan signifikan pada tingkah laku anak
 Meningkatnya motivasi belajar siswa
 Membawa kesegaran dan variasi bagi pengalaman belajar siswa
 Membuat belajar menjadi lebih bermakna
 Memberikan umpan balik terhadap pemahaman materi
 Mengembangkan kekayaan konsep-konsep
 Memperluas wawasan dan pengalaman siswa
 Menambah rasa percaya diri dalam membangun konsep dan gagasan baru
Sudjana &Riva’i(1992;2)mengemukakan manfaat media pembelajaran,yaitu:
 Lebih menarik perhatian siswa sehingga dapat menumbuhkan motivasi belajar.
 Lebih jelas maknanya,lebih bisa dipahami dalam mencapai tujuan pembelajaran
 Metode mengajar lebih bervariasi,tidak membosankan
 Siswa lebih banyak melakukan kegiatan dan aktivitas pembelajaran.



Encyclopedia of Educational Research dalam Hamalik (1994:15)merincikan manfaat media pendidikan sebagai berikut:
1. Meletakkan dasar – dasar yang kongkrit,mengurangi verbalisme.
2. Memperbesar perhatian siswa
3. Membuat pelajaran lebih mantap
4. Memberikan pengalaman yang nyata,sehingga siswa berusaha mencari sendiri
5. Menumbuhkan pemikiran yang teratur dan kontinyu
6. Membantu tumbuhnya pengertian siswa dalam kemampuan berbahasa
7. Memberikan pengalaman yang mudah bagi siswa dan menambah keragaman dalam belajar.

Jenis media menurut Dr.Arief. S.Sadiman dkk(1986) yaitu:
1.Media Grafis,yaitu media yang mempunyai ukuran panjang dan lebar.
Contoh; gambar,foto,sketsa,diagram,grafik,poster,peta,papan planel,dll
.2. Media Audio,yaitu media yang berkaitan dengan indera pendengaran.
Contoh;radio,alat perekam pita,piringan hitam,laboratorium bahasa.
3.Media Proyeksi Diam,harus di proyeksikan dahulu dengan proyektor.
Contoh;slide,film,televisi,video,games,OHP.
4.Lingkungan

Pengelompokkan jenis media dilihat dari perkembangan teknologi oleh Seels dan Glasgow(1990:181-183) di bagi dalam dua kategori :
1. Pilihan Media Tradisional
a. Visual diam yang diproyeksikan
- proyeksi opaque ( tak tembus pandang)
- proyeksi overhead
- slides
- filmstrips
b.Visual yang tak di proyeksikan
- gambar,poster
- foto
- charts,
- grafik,diagram
- pameran,papan info, papan bulu
c. Audio
- rekaman piringan
- pita kaset,reel,cartridge
d. Penyajian Multimedia
- slide plus suara (tape)
- multi-image
e.Visual dinamis yang diproyeksikan
- film
- televisi
- video
f. Cetak
- buku teks
- modul,teks terprogram
- workbook
- majalah ilmiah berkala
- lembaran lepas/hand-out
g. Permainan
- teka-teki
- simulasi
- permainan papan

h. Realia
- model
- specimen / contoh
- manipulatif ( peta, boneka)

2.Pilihan Media Teknologi Mutakhir
a. Media berbasis telekomunikasi
- telekonferen
- kuliah jarak jauh
b. Media berbasis Mikroprosesor
- computer-assisted-instruction
- permainan komputer
- sistem tutor intelijen
- interaktif
- hypermedia
- compact video disc

D.PENGERTIAN ALAT DAN MACAMNYA

Definisi – definisi yang pernah pernah dikemukakan tentang alat pendidikan adalah :
Roestiyah Nk.dkk ; media pendidikan adalah alat, metode, dan teknik yang digunakan dalam rangka meningkatkan efektifitas komunikasi dan interaksi edukatif antara guru dan siswa dalam proses pendidikan dan pengajaran di sekolah.
Vernon S.Gerlach dan Donald P.Ely ; media adalah sumber belajar. Secara luas media dapat diartikan dengan manusia, benda, ataupun peristiwa yang membuat kondisi siswa mungkin memperoleh pengetahuan, keterampilan, atau sikap.
Inti dari pendapat diatas adalah bahwa alat atau media pendidikan meliputi segala sesuatu yang dapat membantu proses pencapaian tujuan pendidikan.
Menurut Dr.Sutari Imam Barnadib (1984), alat pendidikan adalah suatu tindakan atau perbuatan atau situasai atau benda yang dengan sengaja diadakan untuk mencapai suatu tujuan pendidikan.
Adapun pembagian alat pendidikan menurut Drs.Suwarno dapat dibedakan dari bermacam-macam segi :

1.Alat pendidikan positif dan negatif
a.Positif;ditunjukkan agar anak mengerjakan sesuatu yang baik.
b.Negatif;ditujukan agar anak didik tidak mengerjakan sesuatu yang buruk.
2. Alat pendidikan preventif dan korektif
a.Preventif / pencegahan
b. Korektif / perbaikan
3. Alat pendidikan yang menyenangkan dan tidak menyenangkan
a. Menyenangkan, pujian,ganjaran
b. Tidak menyenangkan,celaan,hukuman
Drs.Madyo Ekosusilo membagi alat pendidikan menjadi dua :
1.Alat pendidikan yang bersifat materiil,benda –benda yang nyata.
2.Alat pendidikan yang bersifat non materiil,bukan kebendaan tetapi segala macam keadaan atau kondisi,tindakan dan perbuatan yang diadakan atau dilakukan dengan sengaja sebagai sarana dalam melaksanakan pendidikan.
Drs.Amir Daien Kusuma menyatakan : Mengenai alat-alat pendidikan kita dapat membedakan alat-alat pendidikan ke dalam dua golongan, yaitu :
1.Alat pendidikan preventif
2.Alat pendidikan represif
Dari nukilan-nukilan tentang alat pendidikan secara garis besar ada 3 dengan istilah:
 Positif – negatif
 Materiil – non materiil
 Preventif korektif / represif


BAB II

PEMILIHAN, PENGGUNAN MEDIA DAN ALAT PENDIDIKAN

A KRITERIA PEMILIHAN

Kriteria pemilihan media harus di kembangkan sesuai dengan tujuan yang ingin di capai, kondisi dan keterbatasan yang ada dengan mengingat kemampuan dan karakteristik media.
Profesor Ely dalam kuliahnya di Fakultas Pascasarjana IKIP malang tahun 1982, menyatakan tentang faktor –faktor pemilihan media :
 karekteristik siswa
 strategi belajar mengajar
 organisasi kelompok belajar
 alokasi waktu dan sumber
 prosedur penilaian
Sedangkan Dick dan Carey (1978),menyebutkan 4 faktor dalam pemilihan media :
1. Ketersediaan sumber setempat
2. Ketersediaan dana, tenaga,dan fasilitas untuk membeli atau memproduksi
3. Keluwesan,kepraktisan, dan ketahanan media untuk waktu lama
4. Efektifitas biaya dalam jangka waktu yang panjang
Dr.Zakiah Daradjat,dkk (1996),tentang bagaimana memilih alat atau media pendidikan untuk kepentingan pendidikan agama :
1.Pentingnya alat itu untuk mencapai tujuan atau kesesuaian alat dengan tujuan pengajaran
2.Media itu harus di sesuaikan dengan kemampuan siswa
3.Harus di perhatikan keadaan dan kondisi sekolah
4.Harus di perhatikan waktu,persiapan alat dan penggunaannya di kelas
5.Harga atau biaya alat itu hendaknya sesuai dengan efektifitas alat

B.PENGGUNAAN MEDIA DAN ALAT

Ada beberapa prinsip umum yang harus diperhatikan dalam penggunaan alat pendidikan :
1.Penggunaan setiap jenis harus dengan tujuan tertentu
2.Alat harus digunakan untuk membantu menimbulkan tanggapan terhadap materi yang dipelajari
3.Alat tidak perlu digunakan bila murid sudah memiliki pengalaman yang cukup untuk menanggapi dan menginterpretasi materi pelajaran
4. Alat harus merangsang timbulnya minat dan perhatian baru dan memusatkan perhatian terhadap persoalan yang dipecahkan
5.Beberapa alat tertentu sangat berguna untuk membuat ringkasan pelajaran dan memberikan perspektif tentang hubungan-hubungan tertentu dalam pelajaran
6.Murid harus di ajari menggunakan alat
7.setiap menggunakan alat harus di cek apakah tujuan yang diharapkan tercapai

Drs.H.Abu Ahmadi dan Dra.Nur Uhbiyati (19….),Di dalam memilih alat - alat pendidikan yang akan digunakan,perlu diingat atau diperhatikan hal –hal sebagai berikut :
1.Tujuan apa yang ingin dicapai dengan alat itu
2.Siapakah yang akan menggunakan alat itu
3.Alat – alat manakah yang tersedia dan dapat digunakan
4.Terhadap siapakah alat itu digunakan
Dalam pemakaian alat –alat pendidikan harus mempertimbangkan hal – hal sebagai berikut :
1.Tujuan pendidikan
2.Jenis alat pendidikan
3.Pendidik yang memakai alat pendidikan
4.Anak didik yang dikenai alat pendidikan
Anak didik sebagai pihak yang dikenai perbuatan mendidik adalah pihak yang pertama-tama diperhatikan dalam menimbang-nimbang penggunaan alat pendidikan.Adapun hal-hal yang perlu dipertimbangkan tentang anak didik adalah dari segi :
 Jenis kelamin
 Usia
 Bakat
 Perkembangan
 Alam sekitar / lingkungan tempat tinggal


--------------------000000000000-------------------------




BAB III

PENUTUP
Dari uraian diatas jelaslah bahwa nilai media pendidikan sangat besar terhadap pendidikan para siswa.Karena media pendidikan dapat memberikan pengertia / konsep yang sebenarnya secara realistis dan teliti.Belajar secara konsep adalah ekonomis dan tidak membuang-buang waktu dan tenaga.tetapi sering terjadi para siswa mendapat pengertian yang keliru tentang sesuatu karena penjelasan guru yang salah, atau karena guru sulit menjelaskannya karena keterbatasan sarana atau hal tersebut merupakan benda yang sangat kecil.Melalui media / alat para siswa akan memperoleh pengalaman lebih luas dan lebih kaya,dengan demikian persepsinya akan menjadi lebih tajam dan pengertiannya lebih tepat.Dan akan menimbulkan keinginan – keinginan serta minat belajar yang baru.Di samping itu media dan alat pendidikan juga memberikan pengaruh psikologis terhadap siswa.Demikian,semoga bermanfaat.


DAFTAR PUSTAKA

- Ahmadi, Abu dan Nur Uhbiyati. 19…..Ilmu Pendidikan.PT.Meeton Putra Jakarta
- Arsyad,Azhar.2005. Media Pembelajaran. PT.RajaGrafindo Persada Jakarta
- Barnadib,S.I.1984. Pengantar Ilmu Pendidikan Sistematis. IKIP Yogyakarta
- Daradjat, Zakiah,dkk.1996. Ilmu Pendidikasn Islam. Bumi Aksara Jakarta
- Ekosusilo.Madyo.1985. Dasar – dasar Pendidikan. Penerbit Effhar Publishing Semarang
- Hamalik,Oemar.1994. Media Pendidikan. T Citra Aditya Bakti.Bandung
- Sadiman,A.S.dkk.1986. Media Pendidikan: Pengertian,Pengembangan,dan Pemanfaatannya
PT.Raja Grafindo Persada Jakarta

Monday, April 7, 2008

Kelabilan Remaja, Darimana Asalnya?
Jika Anda masih remaja, atau Anda adalah orang tua dari anak remaja, mungkin Anda bingung mengapa anak remaja memiliki perilaku yang ‘meledak-ledak'.
Penelitian terakhir menunjukkan bahwa Anda tidak perlu bingung mengapa begini mengapa begitu. Ternyata ketika seorang anak masuk ke dunia remaja, suatu perubahan terjadi dalam otak mereka. Karena itulah perilaku mereka demikian.
Para dokter dan peneliti dari UCLA mempelajari ratusan anak-anak dengan cara melakukan scanning pada otak mereka setiap tahun dari umur 5-20 tahun. Selama 15 tahun tersebut, para ahli meneliti dan mencatat dengan detail setiap perubahan yang terjadi pada otak mereka.
Dan hasil dari penemuan itu menyatakan bahwa otak manusia belum berkembang ‘dewasa' dan matang sampai seseorang tiba di usia remaja. Bagian otak yang berkembang terakhir pada seseorang ialah bagian otak yang berhubungan dengan pengambilan keputusan dan yang mengendalikan dorongan-dorongan hati dan pikiran.
Area otak yang berhubungan dengan perkara-perkara yang emosional belum berkembang matang sampai usia remaja. Karena itulah, pada usia remaja, kondisi labil biasa terjadi pada seseorang. Mereka akan cenderung membuat keputusan-keputusan yang salah, tapi bisa belajar dari itu. Dan itu semua adalah bagian normal dari pertumbuhan otak mereka.
Penemuan lain juga menyatakan bahwa besar kecilnya ukuran otak tidak menjamin semakin baiknya otak tersebut berfungsi. Para peneliti juga menemukan bahwa semakin tua seseorang, justru lapisan luar otak malah semakin menipis. Karena itu, fungsi otak untuk berpikir pada saat anak-anak, jauh lebih efektif ketimbang pada orang dewasa.
Itulah sebagian kecil serba-serbi otak manusia yang diciptakan Tuhan secara luar biasa.(Viewed : 1601 times)

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Powered by Blogger